Jumat, 14 Februari 2014

Ketika KemunafIkan menjadi idola

sering aku mendengar teriakan KemunafIkan membelah heningnya kegundahan . . . . .
Ketika kau meneriakan kalimat dengan lantang. Kau menantang angkasa'dengan gagah Sembari kau hunuskan belati kemarahan . . .
Namun itu ketika tidak ada Siapa siapa,
Kini ketika kau dihadapkan dengan kenyataan bahwa kau harus membuktikan Ucapan Dan makian makianmu,kau hanya terdiam,menunduk Dan tak bergeming dari tumpuan kedua Kakimu yang mulai melemah . . . .
Ingat kawan,kau punya pendapat yang berbeda . .
Kenapa kau harus takut Dan tunduk,sementara Hatimu berontak . . .
saat kau dihadapkan dengan bermacam watak pemimpinmu,kau akan menjadi seperti buih dilautan yang terombang ambing,tak punya arah serta TUJUAN. . .
Kau hanya menjadi wayang yang Digerakan,DiLepar bahkan Dibanting Terserah 'SANG DALANG' Mau Di jadikan APA

Tidak ada komentar:

Posting Komentar